Kisah Saya Menemukan Umroh Murah Lombok yang Aman dan Membahagiakan Bersama Fitour

Kisah Saya Menemukan Umroh Murah Lombok yang Aman dan Membahagiakan Bersama Fitour

Kalau ditanya, “Apa hal yang paling sering ditunda orang karena rasa takut?” — buat banyak orang di sekitar saya, jawabannya mungkin adalah berangkat umroh. Bukan karena tidak mau, bukan juga tidak siap secara spiritual, tapi karena seringkali ragu: bisa nggak ya secara biaya? Saya pun dulu berpikir begitu. Sampai akhirnya saya benar-benar memutuskan untuk mencari jalur umroh murah lombok yang tetap nyaman dan terpercaya. Dan pencarian itu mempertemukan saya dengan Fitour International.

Saya tinggal di Lombok Timur, daerah yang tidak terlalu ramai. Lingkungan saya masih kental dengan nilai-nilai kekeluargaan dan religius. Banyak tetangga yang sudah berumur, dan sebagian besar dari mereka punya impian yang sama: menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Tapi sayangnya, banyak juga yang bingung harus mulai dari mana. Saya sendiri baru mulai mencari informasi serius setelah mendengar testimoni langsung dari Pak Junaidi, tetangga sebelah rumah, yang baru saja pulang dari umroh dan terlihat jauh lebih damai dari biasanya.

“Pokoknya Fitour itu bantuin semua dari awal, tidak usah takut salah. Mereka ngerti kebutuhan kita di kampung,” katanya sambil tersenyum.

Saya jadi penasaran. Iseng saya buka websitenya, scroll pelan-pelan, dan yang langsung mencuri perhatian saya adalah bagian jadwal dan testimoni. Ternyata, Fitour menyediakan program umroh terjangkau dari Lombok yang keberangkatannya langsung dari Bandara Internasional ZAM. Itu jadi poin besar buat saya karena biasanya, kita harus repot dulu ke Jakarta atau Surabaya dulu.

Dari situ saya lanjut kontak tim Fitour lewat WhatsApp. Dan rasanya seperti ngobrol dengan teman sendiri. Mereka tidak langsung promosi ini-itu, tapi lebih banyak nanya: “Apa niat utamanya?” “Kapan kira-kira mau berangkat?” “Ada kendala kesehatan?” Semua dibicarakan dengan bahasa yang kami pahami—tanpa tekanan, tanpa kesan jualan.

Yang membuat saya makin yakin adalah ketika saya datang ke salah satu sesi manasik di Mataram. Fitour mengundang calon jamaah dari berbagai penjuru NTB. Suasananya hangat, sangat lokal, dan penuh senyum. Mereka menjelaskan seluruh alur perjalanan—dari keberangkatan, transit, ibadah di Mekkah-Madinah, hingga kepulangan. Tapi yang paling berkesan buat saya adalah cara mereka menyampaikan semuanya: pelan-pelan, tanpa jargon, dan pakai bahasa yang membumi.

Di sesi itu, saya ketemu banyak jamaah dari berbagai latar belakang. Ada tukang cukur dari Praya, guru madrasah dari Sumbawa, ibu rumah tangga dari Dompu. Semuanya punya semangat yang sama. Dan semuanya merasa lebih tenang karena tahu bahwa Fitour mendampingi dengan serius.

Saya akhirnya mantap daftar. Dan dalam prosesnya, saya merasa sangat terbantu. Mulai dari pembuatan paspor, vaksin, hingga persiapan perlengkapan—tim Fitour bantu semua. Mereka bahkan datang ke rumah beberapa jamaah yang sudah lansia atau kesulitan akses ke kota. Ini bukan layanan biasa. Ini pelayanan dengan hati.

Keberangkatan kami dilakukan dari Bandara Internasional Lombok. Saat itu, saya berangkat bareng adik dan ayah. Kami dijemput lebih awal oleh tim Fitour dan langsung diarahkan dengan rapi. Koper dicek ulang, dokumen diperiksa, dan semua proses check-in dibantu penuh oleh mereka. Nggak ada yang ditinggalkan, semua diajak ngobrol, disapa, dan ditenangkan.

Saat tiba di Madinah, semua berjalan sesuai jadwal. Tapi yang paling saya syukuri adalah bagaimana tim Fitour selalu hadir di setiap titik penting. Saat jamaah ada yang kelelahan, mereka bantu. Saat ada yang bingung soal arah kiblat di hotel, mereka langsung datang ke kamar dan bantu. Bahkan, setiap malam sebelum tidur, kami dapat siraman rohani singkat dari ustadz pembimbing—bukan ceramah berat, tapi cerita-cerita kecil yang menyentuh hati.

Waktu umroh di Mekkah, saya sempat merasa sangat emosional. Dikelilingi jutaan orang dari seluruh dunia, tapi saya merasa tidak sendiri. Karena dari awal hingga akhir, tim Fitour seperti bayangan yang selalu ada. Tidak mencolok, tapi selalu siaga.

Saya ingat salah satu malam di Masjidil Haram. Saya duduk di tangga dekat area thawaf, sambil melihat Ka’bah dan berdoa dalam hati. Saat itu saya sadar, perjalanan ini bukan cuma soal tiket murah atau fasilitas lengkap. Tapi soal siapa yang mendampingi. Dan saya bersyukur, saya memilih Fitour.

Kalau kamu sekarang sedang cari info soal umroh murah lombok, saya benar-benar menyarankan kamu untuk mulai dari sini:
Fitour International

Di sana kamu bisa temukan berbagai program keberangkatan, dokumentasi asli jamaah sebelumnya, dan pilihan waktu yang fleksibel. Semua dibuat jelas dan gampang dimengerti. Dan yang paling penting, kamu akan merasa dihargai sebagai calon tamu Allah, bukan sekadar pelanggan.